BANJARMASIN--MI: Dampak krisis ekonomi dan rendahnya mutu menyebabkan produksi komoditas karet Kalimantan Selatan (Kalsel) dari tahun ke tahun terus merosot.
Kepala Dinas Perkebunan Kalsel Haryono, Jumat (18/6), mengatakan dalam tiga tahun terakhir produksi karet provinsi itu yang didominasi karet rakyat terus merosot. Pada 2007 ekspor komoditas itu hanya 70 juta ton dan terus menurun menjadi 63 juta ton pada 2008 dan 2009 33 juta ton.
"Hingga semester pertama 2010 ekspor karet Kalsel kurang dari 10 juta ton," katanya di Banjarmasin, Jumat (18/6).
Menurutnya, terus menurunnya produksi karet disebabkan pengaruh krisis keuangan global dan rendahnya mutu karet rakyat, sehingga kalah bersaing dengan produksi karet negara lain seperti Thailand.
Untuk meningkatkan mutu produksi karet rakyat, perusahaan pengolahan karet di Kalsel menerapkan aturan Menteri Pertanian Nomor 38/2008 tentang Ktentuan Karet (bokar) Bersih. Di Kalsel tercatat ada tujuh perusahaan pengolahan karet.
Produksi karet Kalsel mencapai 130.000 ton per tahun dan 95% di antaranya berasal dari kebun rakyat. Adapun luas perkebunan karet di provinsi itu mencapai 200 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah seperti Kabupaten Tanahbumbu, Banjar, Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala. (DY/OL-01)
Sumber;http://www.mediaindonesia.com/read/2010/06/06/149947/127/101/Produksi-Karet-Kalsel-Terus-Merosot
Informasi Seputar Perkebunan Karet dan Pabrik Karet Serta Pelatihan Untuk Meningkatkan Kinerja dan Produksi
Untuk Info Training, in House Training, Konsultansi, Membangun Sistem (ISPO, ISO Series, OHSAS, SMK3), Kajian, Pendampingan serta Modul untuk Perbaikan dan Peningkatan Kinerja unit di Perusahaan silahkan kirim email alamat berikut: trainingperkebunan@gmail.com
Training and Consultancy
Training
1. Manajemen Produksi Tanaman Karet
2. Kultur Teknis Karet
3.Pengelolaan Hama dan Penyakit Tanaman Karet
4. Peningkatan Kompetensi Teknis dan Manajerial Asisten dan Mandor Tanaman
5.Penerapan dan Kriteria RSPO dan ISPO
6. Sertifikasi Asisten dan Mandor Tanaman
7. Peningkatan Produksi Pabrik Karet (Crumb Rubber, RSS dan Lateks)
8. Manajemen Pemeliharaan Pabrik Karet Berdasarkan Pengendalian Biaya dan Kehandalan Mesin
9.Pengendalian dan Pemanfaatan Limbah Pabrik Karet
10.Manajemen dan Teknik Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Kerusakan Aset Pabrik
11. International Financial Reporting Standards (IFRS) Perusahaan Perkebunan
12.Best Practices Internal Auditing Perusahaan Perkebunan
13.Peningkatan Kompetensi KTU dan ATU Perusahaan Perkebunan.
14.Pengendalian Biaya Perusahaan Perkebunan Karet
Training and Consultancy
1. Training and Technical Assistant for Improvement Rubber Field and Factory
2. Integrited Solution for Developing Excellence Performance of Rubber Field and Factory
3. Advanced Quality System for Rubber Plantation