Do You Need Solution for Your Plantation (Factory and Field)? Please Contact Me : zulham_effendi@yahoo.com

Training and Consultancy


Training

1. Manajemen Produksi Tanaman Karet
2. Kultur Teknis Karet
3.Pengelolaan Hama dan Penyakit Tanaman Karet
4. Peningkatan Kompetensi Teknis dan Manajerial Asisten dan Mandor Tanaman
5.Penerapan dan Kriteria RSPO dan ISPO
6. Sertifikasi Asisten dan Mandor Tanaman

7. Peningkatan Produksi Pabrik Karet (Crumb Rubber, RSS dan Lateks)
8. Manajemen Pemeliharaan Pabrik Karet Berdasarkan Pengendalian Biaya dan Kehandalan Mesin
9.Pengendalian dan Pemanfaatan Limbah Pabrik Karet
10.Manajemen dan Teknik Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Kerusakan Aset Pabrik
11. International Financial Reporting Standards (IFRS) Perusahaan Perkebunan
12.Best Practices Internal Auditing Perusahaan Perkebunan
13.Peningkatan Kompetensi KTU dan ATU Perusahaan Perkebunan.
14.Pengendalian Biaya Perusahaan Perkebunan Karet

Training and Consultancy
1. Training and Technical Assistant for Improvement Rubber Field and Factory
2. Integrited Solution for Developing Excellence Performance of Rubber Field and Factory
3. Advanced Quality System for Rubber Plantation

Minggu, 20 November 2011

Lowongan Kerja MEDCO Group

Sumber:www.lowongankerjaq.com

Unit Bisnis Perkebunan dari MEDCO Group membutuhkan tenaga berpotensi & professional yang ingin tumbuh dan berkembang bersama kami untuk menempati posisi:

Untuk di perkebunan wilayah Operasi Seluruh Indonesia:

1) Regional Office Adm. (ROA)

Usia max. 45 thn & Min. S1 Accounting (lebih diutamakan) pengalaman sebagai FAM/ROA min 2 thn atau sebagai KTU min. 5 thn di perkebunan kelapa sawit

2) Kepala Tata Usaha (KTU)

Min. S1 menguasai system adm. Kegiatan perkebunan & budgeting

3) General Manager

Usia max. 45 thn, kompeten dalam budidaya tanaman kelapa sawit & karet, pengalaman sebagai Estate Manager min. 5 thn dari pembukaan & pengembangan lahan s/d masa produktif dengan luas kebun min. 20.000 ha dengan komoditi Kelapa sawit & karet, bisa mengelola manajemen min. 2 pabrik kelapa sawit

4) Estate Manager

Usia max. 40 thn, pengalaman sebagai estate manager min. 3 thn dengan komoditi kelapa sawit & karet

5) Ka. Kebun (Ka. Bun)

Usia max. 35 thn, pengalaman sebagai Field Assistant/ Assistant Ka. Kebun min. 5 thn di perkebunan kelapa sawit dan karet

6) Field Assistant

Usia max. 35 thn, pengalaman sebagai Field Assistant min. 2 thn atau Mandor min. 5 thn di perkebunan kelapa sawit dan karet

7) Assistant Sipil

Usia max. 35 thn, S1 Teknik Sipil, pengalaman min. 2 thn di bidang sipil di perkebunan

8) Assistant Teknik/Workshop

Min. S1 Mesin, pengalaman min. 3 thn dalam perawatan alat berat, mobil & mesin pendukungnya, dapat menggunakan partbook & service manual

9) Mekanik

Min. STM Mesin, dpt memperbaiki alat berat, mobil & mesin pendukungnya, dpt menggunakan partbook & service manual

10) Kepala Teknik

Min. S1 Teknik, pengl. melakukan perencanaan, kontrol bid, teknik di perkebunan

11) Kepala Tata Usaha (KTU)

Min. S1, menguasai system adm. Kegiatan perkebunan & budgeting di perkebunan kelapa sawit

12) Mill Manager

S1 Teknik Mesin, umur max. 40 thn & pengl. min. 2 thn sebagai mill manager atau 5 thn sbg Maintenance/ process Head Assistant di pabrik kelapa sawit

13) Maintenance/ Process Head Assistant

Usia max. 35 thn, S1 Teknik Mesin & Pengl. sbg Maintenance Asst. Head min. 3 thn atau Mandor Maintenance min. 6 thn di pabrik kelapa sawit

14) Process Head Assistant

Usia max. 35 thn, S1 Teknik & pengl. sbg process Asst. Head min. 3 thn atau Mandor process min. 6 thn di pabrik kelapa sawit

15) Safety/ HSE Coordinator

Usia max. 35 thn, memiliki sertifikat ahli K3 Umum dan pengalaman dalam HSE perkebunan & pabrik kelapa sawit

16) Site Procurement Officer

Usia max. 35 thn. Pengl. min. 3 thn di procurement pabrik & kebun kelapa sawit

17) Area Regional HR & GS Manager

Usia max. 40 thn. Pengl. min. 10 thn di pengelolaan, pelayanan & pengembangan SDM di perkebunan kelapa sawit

18) Site HR Officer

Usia max. 35 thn, pengl. min. 3 thn di HR site perkebunan kelapa sawit

19) Site Area Security Coordinator

Usia max. 52 thn, ex – TNI min. Perwira Menengah (Letkol lebih diutamakan)

Untuk Head Officer Jakarta:

1) Corporate Strategic Finance Senior Manager

Usia max. 40 thn & pengl. min. 10 thn di lembaga keuangan dlm hal finance strategic investment dan Funding

2) Corporate Finance Relationship Senior Assistant Manager

Usia max. 30 thn & pengl. min. 5 thn di perbankan, diutamakan yang pernah mengikuti Officer Development program perbankan

3) Corporate Secretary

Usia max. 40 thn, pengl. min. S1 & 3 thn sbg corporate secretary & memiliki sertifikat corporate Secretary course, menguasai aturan hkm perusahaan

4) Corporate HR. Development Manager

Usia max. 40 thn & pengl. min. 10 thn dlm pengembangan (Management perencanaan, recruitment & seleksi, pelatihan, kinerja SDM, OD, CBHRM dan ROI) di perusahaan perkebunan kelapa sawit

5) Corporate HR. Share Services Manager

Usia max. 40 thn & pengl. min. 10 thn dlm Pengelolaan & Pelayanan SDM (Remunerasi, Hubungan Industrial & HRIS) di perkebunan kelapa sawit

6) Corporate Procurement & GA Manager

Usia max. 40 thn & pengl. min. 10 thn di bidang procurement & GA di perkebunan kelapa sawit

7) Corporate Finance, Accounting & Tax Manager

Usia max. 40 thn, S1 Accounting & pengl. min. 10 thn di finance, accounting & tax (dari perkebunan kelapa sawit lebih diutamakan)

8) Remuneration Officer

Usia max. 30 thn & pengl. min. 5 thn dlm remuneration, pay – roll & tax

9) General Affairs Assistant Manager

Usia max. 35 thn, S1 Teknik Sipil & pengl. min. 5 thn di GA perkebunan kelapa sawit

10) Procurement Assistant Manager

Usia max. 35 thn & pengl. min. 5 thn di procurement perkebunan kelapa sawit

11) Corporate Communication Staff

Usia max. 30 thn, min. S1 Komunikasi, menguasai pembuatan press release & design grafis

12) Sekretaris Direksi

Min. D3 & pengl. sbg Sekretaris Direksi min. 3 thn

Kirim lamaran lengkap dan cantumkan disisi kanan atas amplop kode posisi ke:

HR Employment – MEDCO AGRO

The Energy Bldg 20th Floor, SCBD lot 11A

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53

Jakarta Selatan 12190

Atau PO BOX 6530 JKS – DW

Atau email: agro_hrd@medcoagro.co.id





Lowongan PT.Triputra Agro Persada

Triputra Agro Persada merupakan salah satu anak perusahaan dari Triputra Group yang fokus dibidang perkebunan kelapa sawit dan karet berskala nasional. Saat ini Triputra Agro Persada sudah memiliki luas lahan (landbank) seluas 200.000 ha dan beberapa pabrik pengolahan CPO (minyak kelapa sawit mentah). Lahan yang dikembangkan tersebar di wilayah Propinsi Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat yang didukung oleh 6.000 karyawan. Sehubungan dengan program ekspansi dan perkembangan yang pesat tersebut, maka kami mengajak para tenaga-tenaga muda berpotensi dan berorientasi masa depan untuk berkembang bersama kami sebagai :

1. Asisten Surveyor (SV)

(Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur)

Requirements:

  • Pria dengan usia maksimal 30 tahun
  • Pendidikan min. D3 Geografi / Geodesi / Kehutanan
  • Dapat Menggunakan GPS, ArcView & Map Info
  • Memiliki Kemampuan Membuat & Menganalisa Pemetaan
  • Diutamakan yang Berpengalaman
  • Bersedia ditempatkan di perkebunan Triputra Agro Persada Group di Kalimantan

2. Corporate Social Responsibility Area (Jakarta – Sumatera & Kalimantan)

Requirements:

  • Pendidikan Min. S1
  • IPK min. 2,75
  • Usia Max. 40 tahun
  • Memiliki Kemampuan Komunikasi & Negosiasi yang Baik
  • Memiliki Pengalaman sebagai Corporate Social Responsibility di Perkebunan Kelapa Sawit min. 2 tahun
  • Bersedia Ditempatkan di perkebunan Triputra Agro Persada Group di Sumatera & Kalimantan

3. Financial Audit – Jakarta

Requirements:

  • Pendidikan Minimal S1 Akuntansi
  • Usia Maksimal 30 Tahun
  • Berpengalaman min 1 Tahun Sebagai Financial Auditor di Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
  • Bersedia Melakukan Perjalanan Dinas Secara Periodik ke perkebunan Triputra Agro Persada Group di Kalimantan

4. Agronomy Audit Staff – Jakarta

Requirements:

  • Pendidikan Min S1 Pertanian/Kehutanan
  • Usia Maksimal 30 Tahun
  • Pengalaman Min 2 Tahun Sebagai Asisten Lapangan/Agronomi Audit di Perkebunan Kelapa Sawit
  • Bersedia Melakukan Perjalanan Dinas ke perkebunan Triputra Agro Persada Group di Sumatera dan Kalimantan

5. Kepala Tata Usaha – Kalimantan

Requirements:

  • Pendidikan min. D3 Akuntansi
  • Usia Maksimal 35 Tahun
  • Pengalaman sebagai Kepala Tata Usaha minimal 2 Tahun di Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit / Karet / Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit
  • Bersedia Ditempatkan di Perkebunan yang Tersebar di Kalimantan

6. Asisten Lapangan Karet – Sumatera & Kalimantan

Requirements:

  • Pendidikan min. SMU
  • IPK min. 2,75
  • Usia max. 35 tahun
  • Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai asisten lapangan perkebunan karet
  • Bersedia ditempatkan di seluruh perkebunan Triputra Agro Persada Group di Sumatera & Kalimantan

7. Kepala Kebun Karet – Sumatera & Kalimantan

Requirements:

  • Pendidikan min. D3
  • IPK min. 2,75
  • Usia max. 40 tahun
  • Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai kepala kebun atau 4 asisten lapangan perkebunan karet
  • Bersedia ditempatkan di seluruh perkebunan Triputra Agro Persada Group di Sumatera & Kalimantan

Kirimkan CV Lengkap & Foto anda ke :

hr.recruitment@tap-agri.com
visit our website http://www.tap-agri.com

TRIPUTRA AGRO PERSADA GROUP
RECRUITMENT & DEVELOPMENT DEPARTMENT
The East Building 23th Floor
Lingkar Mega Kuningan Street Kav. E 3.2 No.1
Kuningan – South Jakarta 12950

Sumber: jobleh.com

Harga Karet Melompat Tinggi

Large_karet__3_

TOKYO: Harga karet melonjak tajam, dipicu pulihnya produksi mobil setelah sempat terganggu oleh banjir di Thailand. Hal ini meningkatkan prospek permintaan komoditas yang digunakan sebagai bahan baku ban.
Harga karet pengiriman April melonjak hingga 6,85 di 276,6 yen per kg atau setara US$3.587 per ton, kenaikan terbesar sejak 17 Maret. Harga sempat jatuh ke level terendah dalam dua tahun menjadi 248,6 yen pada 11 November 2011.
Nissan Motor Co--produsen mobil kedua terbesar Jepang, mengatakan pihaknya kembali memproduksi setelah banjir terburuk Thailand dalam hampir 70 tahun. Sementara itu, Honda Motor Co, produsen mobil ketiga terbesar Jepang, memulai kembali produksi sepeda motor.
Takaki Shigemoto, Analis perusahaan riset JSC Corp mengatakan kondisi terburuk sudah berakhir bagi pembuat mobil Jepang yang terkena banjir Thailand.
“Saat ini mereka mulai memulihkan produksi. Permintaanban dari produsen mobil akan kembali menguat," katanya seperti dikutip Bloomberg, hari ini.
Laporan tak hanya datang dari Nissan dan Honda. Sebelumnya, produsen mobil terbesar Asia, Toyota Motor Corp juga mengumumkan produksi tertahan oleh gangguan sebagian pasokan setelah banjir Thailand.perusahaan mengharapkan hampir seluruhnya akan pulih pada 21 November.
Honda dan Toyota memangkas perkiraan laba tahunan setelah gangguan banjir mengganggu rantai pasokan di Thailand. Toyota kehilangan produksi sebanyak 87.000 unit kendaraan di Thailand, dan 40.000 di Jepang, dari 10 Oktober-12 November.
Kenaikan harga karet juga dipicu ekonomi jepang yang tumbuh untuk pertama kalinya dalam empat kuartal tahun ini. Ini juga terjadi setelah Jepang pulih dari gempa Maret lalu, ekspor dan belanja konsumen pun meningkat.
Pertumbuhan tahunan produksi domestik bruto Jepang sebesar 6% dalam tiga bulan yang berakhir 30 September. Ini laju tercepat dalam 1,5 tahun.
Institut Penelitian Karet Thailand melaporkan harga acuan karet Thailand meningkat untuk pertama kalinya dalam 10 hari, yakni sebesar 3,2% menjadi 103,05 baht atau setara US$3,35 per kg.
Di Shanghai, harga karet pengiriman Januari melonjak hingga 6,4% dan ditutup pada yuan 25.675 atau setara US$4.041 per ton.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Karet Thailand Pongsak Kerdvongbundit mengatakan eksportir di Indonesia, Thailand, dan Malaysia sepakat menetapkan harga minimum untuk karet alam sebesar US$3 per kg. ketiga negara tersebut menyumbang 70% dari pasokan global.(ln)

Sumber:http://www.bisnis.com/articles/harga-karet-melompat-tinggi

Gapkindo minta anggotanya tidak jual karet di bawah US$ 3 per kg

JAKARTA. Krisis utang Eropa membuat harga karet semakin tertekan. Gabungan Perusahaan Karet Indonesia meminta anggotanya tidak menjual karet di bawah harga US$ 3 per kilogram.

Asal tahu saja, harga karet kualitas SIR 20 dijual sekitar US$ 3,30 per kilogram. Harga ini melorot jauh dibandingkan harga tertinggi pada Februari lalu sebesar US$ 5,8 per kilogram.

Indonesia merupakan produsen karet kedua terbesar setelah Thailand. Tahun lalu, produksi karet nasional 2,7 juta ton dan 2011 diramalkan 2,9 juta ton.

Ternyata bukan hanya pengusaha Indonesia saja yang mengerem penjualan karet. Pengusaha Thailand dan Malaysia juga berusaha membatasi penurunan harga karet.

Kepala Sekretaris International Rubber Consortium Ltd. Yium Tavarolit mengungkapkan, Indonesia, Thailand dan Malaysia sedang berdiskusi membatasi penurunan harga karet. Menurutnya, tindakan ini dilakukan karena permintaan dan pasokan karet tidak banyak berubah.

Konsumsi karet China sendiri naik sebesar 38% menjadi 220.000 ton pada Oktober lalu. Catatan saja, China adalah konsumen karet terbesar. Sementara, produksi karet di tiga penghasil karet terbesar itu baru akan menurun pada Januari akhir.

Sumber:http://industri.kontan.co.id/v2/read/industri/82478/Gapkindo-minta-anggotanya-tidak-jual-karet-di-bawah-US-3-per-kg-

Gapkindo Minta Anggotanya Tahan Ekspor Karet

Medan, 11/11 (ANTARA) – Gabungan Perusahaan Karet Indonesia sudah mengeluarkan himbauan agar perusahaan anggotanya tidak mengekspor karet kalau harga di bawah 3 dolar AS per kg guna mengantisipasi terus turunnya lagi harga komoditas itu.

“Surat berisi himbauan tidak menjual karet di bawah 3 dolar AS per kg itu sudah diterima dan Gapkindo Sumut juga sudah meneruskan ke anggotanya pada hari ini (Jumat,11/11),” kata Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah, di Medan, Jumat.

Surat Gapkindo Pusat Nomor 463/SP/INT/XI/2011 tanggal 11 November 2011 itu dimaksudkan untuk mencegah agar harga tidak tertekan lagi dari harga tanggal 10 November yang sudah tinggal 3,149 dolar AS per kg.

Kemerosotan harga karet itu diduga kuat akibat tindakan spekulan melepas posisinya memanfaatkan krisis ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa.

“Tindakan menahan kemerosotan harga karet itu juga dilakukan asosiasi karet di Thailand dan Malaysia,” katanya.

Mengutip pernyataan Gapkindo Pusat, Edy, menegaskan, surat himbauan itu merupakan putusan dalam Rapat Darurat Tim Analisis Pasar Gapkindo yang disetujui oleh Ketua Umum Gapkindo,
Harga karet jenis SIR 20 di pasar bursa Singapura pada pembukaan 11 November untuk pengapalan Desember melemah delapan sent dolar AS per kg dari harga di 10 November 2011.

Pada 10 November, harga SIR 20 ditutup sebesar 3,149 dolar AS per kg untuk pengapalan Desember dan 3,171 dolar AS per kg untuk Januari 2012.

Harga itu sangat murah dibandingkan sebelumnya seperti pada 28 September yang masih 4,151 dolar AS per kg
Akibat harga ekspor yang semakin anjlok, harga bahan olah karet (bokar) di pabrikan Sumut juga semakin murah atau tinggal Rp24.000 – Rp26.000 per kg dari Rp32.000 – Rp34.000 per kg pada 28 September.

International Rubber Consortium Limited (IRCo) yang merupakan perusahaan patungan karet alam yang dibentuk negara produsen utama Thailand, Malaysia, dan Indonesia untuk mengatasi harga karet alam, sebelumnya juga sudah mengisyaratkan perlunya dilakukan pembatasan ekspor kalau harga turun di bawah 4 dolar AS per kg.

Tindakan IRCo itu sempat menaikkan harga karet yang melemah, tetapi akhirnya turun lagi karena krisis di AS dan Eropa masih berkepanjangan dan kondisi itu akhirnya dimanfaatkan spekulan.

Pengamat ekonomi Sumut, Jhon Tafbu Ritonga, menyebutkan,langkah Gapkindo harus didukung eksportir.

Harga karet harus dipertahankan menguat agar petani tidak susah dan penerimaan devisa pemerintah dari komoditas itu berkurang.

Pengaruh Indonesia, Malaysia dan Thailand yang cukup besar karena 70 persen kebutuhan pasar karet alam dunia dipasok oleh tiga negara tersebut harus ditunjukkan.

“Negara produsen sudah seharusnya tidak selalu kalah dengan negara pembeli.Bagaimana pun mereka butuh karet alam,” katanya.***5***
(T.E016/B/M034/M034)

Sumber:antarasumut.com

Harga Turun Hampir 50 Persen, Petani Karet Resah

Bengkalis,utusanriau.com - Harga Getah Karet terjadi penurunan sejak dua pekan terakhir mulai diresahkan oleh kalangan petani di Pulau Bengkalis. Harga Karet sebelumnya berkisar hingga Rp 15 ribu rupiah perkilogram, terus mengalami penurunan. Saat ini Karet dipatok dari kalangan tengkulak sudah tembus hanya dihargai rata-rata Rp 8 ribu rupiah untuk perkilogram atau turun mencapai 46 persen.


Seperti dituturkan salah seorang petani Karet dari Desa Jangkang, Kecamatan Bengkalis, Nurasiah (34). Dirinya tidak menyangka akan terjadi penurunan harga Karet yang terus menerus. Sebelumnya dengan harga Rp 15 ribu perkilo, terus turun ke Rp 14 ribu dan selanjutnya turun di bawah Rp 10 ribu-an perkilo.

“Ya tentu saja kita mulai risau dengan harga Karet ini yang terus turun. Selama ini kita memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dari menakik Getah,” tuturnya Nuraisah Minggu (20/11).

Demikian halnya yang diutarakan oleh petani Karet dari Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan, Latifah (40). Dengan kondisi harga Karet yang terus turun dirinya juga mulai khawatir. Harga karet yang selama ini bisa diandalkan selain memenuhi kebutuhan hidup keluarga, juga untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya bersekolah.

“Kami juga tak inginkan harganya terus turun. Ntah apa penyebabnya, kalau terus turun jadi gak semangat mau takek Getah,” keluhnya.**

(eko/eko)

Sumber:utusanriau.com

Harga Karet Berjangka Ditutup Melemah

Harga Karet berjangka kembali mengalami penurunan. Harga Karet berjangka yang diperdagangkan di TOCOM (Tokyo Commodity Exchange) ditutup melemah. Harga Karet RSS3 untuk penyerahan November 2011 ditutup pada level harga ¥264 per kilogram dari harga sebelumnya ¥273 per kilogram. Melemahnya harga Karet dipengaruhi oleh turunnya harga minyak mentah dunia. Selain itu bertambahnya pasokan Karet asal India juga mempengaruhi pergerakan harga Karet dunia. India, merupakan produsen keempat terbesardi dunia setelah Thailand, Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Produksi India naik 8,4 persen pada Oktober2011 menjadi 89 300 ton. Saat ini di wilayah India tengah mEmasuki musim penyadapan Karet. Penurunan harga jual getah Karet juga terjadi di daerah hilir di Labuhanbatu Sumatera Utara. Harga jual getah Karet berada pada harga Rp 13.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 15.000 per kilogram. Sementara itu, volume ekspor Karet Sumatera Selatan, rata-rata kisaran antara 65.000 ton hingga 70.000 ton per bulan. Nilai ekspor Karet pada periode Januari-Agustus 2011 tercatat menghasilkan devisa 2,787 miliar dolar AS, atau naik dibandingkan kondisi periode bulan yang sama pada 2010 hanya 1,510 miliar dolar AS. Wilayah penanaman Karet mencapai satu juta hektare tersebar pada sejumlah daerah penghasil, seperti di Kabupaten Banyuasin, Musibanyuasin, Muaraenim, Ogan Komering Ulu Timur, Lahat, Pagaralam, Ogan Komering Ilir dan termasuk di wilayah Kota Prabumulih.

Sumber: bappebti.go.id